Tampilkan postingan dengan label OLAH RAGA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OLAH RAGA. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Januari 2015

kalah,,morinho kembali serang wasit

Jose Mourinho kembali memberikan kritikan kepada wasit yang memimpin pertandingan Chelsea. Kali ini Phil Dowd yang menjadi pengadil dalam laga Tottenham kontraChelsea juga tak luput dari kritikan Mou. Sebelumnya Mou sudah menuduh wasit sedang menggelar kampanye negatif terhadap Chelsea.
Mourinho menyebut Dowd terlalu lambat untuk mengikuti pergerakan bola dan pemain. Namun ia menyebut Dowd sudah membuat keputusan tepat saat Eden Hazard dijatuhkan Federico Fazio.
"Hazard memberitahu saya bahwa tidak ada pelanggaran ketika ia jatuh, tak perlu ada kartu merah juga ketika dia dijatuhkan pada babak kedua. Tapi Dowd terlalu lamban untuk mengikuti bola. Dia berjarak 40 meter dari insiden Hazard," tukas Mourinho kepada Sky Sports.
Mourinho juga mengkritik Dowd yang tidak memberikan penalti pada babak pertama, saat Chelsea masih unggul 1-0. Jan Vertonghendianggap melakukan handsball di kotak terlarang.
"Dowd membuat keputusan tepat dalam insiden Hazard, tapi dia tidak bisa membuat keputusan tepat ketika berjarak 10 meter dari terjadinya insiden. Ketika kami unggul 1-0 dan seandainya Dowd membuat keputusan tepat, kami bisa unggul 2-0. Jika kami bisa unggul 2-0, ceritanya pasti berbeda.

Sumber : palingaktual.com

Minggu, 26 Januari 2014

Sejumlah Tokoh Apresiasi Kinerja PSSI Saat Ini

IF48 - Kinerja induk organisasi sepakbola tertinggi nasional PSSI yang semakin membaik saat ini menuai respons positif dari berbagai tokoh. Soekarwo(Gubernur Jatim), Jennifer Hanna(JKT48 Team KIII), Citra Laksani(Pengusaha Muda), dan masih banyak yang lainnya. Gubernur Jawa Timur yang akrab disapa Pakde Karwo tersebut mengakui bahwa kinerja PSSI saat ini semakin membaik. Beliau menilai, prestasi Timnas U-19 menjadi bukti kuat terhadap kemajuan PSSI. Jennifer Hanna, salah satu member JKT48 Team KIII sekaligus sebagai Aremanita juga melihat kondisi PSSI yang kini semakin membaik. “Sepakbola kita sudah berkembang pesat, apalagi Timnas U-19 kita baru saja meraih juara AFF U-19 dan lolos ke Piala Asia U-19 tahun ini.”, kata Hanna, saat ditemui di kawasan FX Sudirman, Jakarta Pusat, dalam sebuah kesempatan. Pengusaha wanita muda Citra Laksani, yang merupakan saudari kandung Frieska dan Melody, juga menilai langkah PSSI saat ini mengalami kemajuan. Pemilik usaha franchise Laksani Boutique ini juga mengapresiasi kinerja PSSI setelah Djohar Arifin dibantu oleh La Nyalla Matalitti dan kawan-kawan. “Pak Nyalla memang terkenal sangat tegas dalam menentukan langkah, terutama untuk kemajuan organisasi PSSI, BTN, dan sepakbola nasional itu sendiri. Semenjak beliau masuk dalam jajaran kepengurusan PSSI bersama koleganya, mereka berhasil memulihkan keadaan sepakbola Indonesia yang sempat dilanda dualisme selama beberapa tahun yang lalu. Apalagi tahun lalu, kita sudah punya gelar juara AFF U-19, dan sebentar lagi juga ada Piala Asia U-19, Asian Games, dan tentunya Piala AFF di akhir tahun ini.”, ujar Citra.
sumber : http://olahraga.kompasiana.com/

Final Inter Island Cup 2014 masih belum jelas, bukti masih tidak profesionalnya penyelenggaraan

Add caption
Sore ini saya menunggu final Inter Island Cup 2014, bagiku hari minggu memang hari sepakbola, karena tadi malam banyak aktivitas yang kulakukan, maka hanya Juventus vs Lazio tadi pagi yang kunikmati, menunggu Final IIC sore ini, itu jadwalku. Ternyata aku salah tanggal, menurut catatan seharusnya berlangsung kemarin, hari sabtu, nah..kuceklah ke beberapa situs bola, berapa hasilnya, ehh.. ternyata batal. Membaca berita di beberapa media kutemukan beberapa alasan yang ada, dan menurutku memang klasik, seperti ijin keamanan yang belum keluar untuk pertandingan yang rencananya dilaksanakan di Sidoarjo tersebut,ditambah lagi PT Liga Indonesia menurut CEO nya Joko Driyono malahan mengeluarkan alasan yang pada intinya menyerang kelompok supporter tertentu yaitu Bonek, yang merasa tidak nyaman dengan kehadiran Aremania yang akan mendukung timnya yang akan berhadapan dengan bobotoh. Menjadi sangat menyakitkan, karena kepastian final turnamen ini pun belum dapat, yang ada statement di beberapa media bahwa akan dilaksanakan pertengahan tahun ataupun tahun depan, bukti dari tidak profesionalnya penyelenggaraan turnamen,kenapa begitu, ada beberapa hal yang mendasari pernyataan saya tersebut : 1. Ijin keamanan penyelenggaraan yang tidak didapat,Mengapa PT LI sebagai penyelenggara liga tidak mempersiapkan sebelumnya ijin penyelenggaraan ini sebelumnya, setahu saya kalau ijin ini sudah dari jauh hari, maka pihak kepolisian akan menyiapkan personilnya untuk mengamankan turnamen ini, bagaimana kalau turnamen juga dihadiri presiden,apakah bisa batal juga?, suatu pertanyaan yang adil rasanya. 2. Menyalahkan Bonek, menurut saya itu bentuk dari pencarian alasan yang tidak bertanggung jawab, sebagai penyelenggara PT LI, seharusnya menyadari dengan benar bahwa kehadiran Bonek,Bobotoh, Aremania adalah bentuk kelompok yang sebenarnya menambah harga jual dari penyelenggaraan turnamen,sehingga dari awal usaha untuk merangkul kelompok supporter ini seharusnya dilakukan dari dini. 3. Ketidakpastian waktu Final, bagaimana bisa kalender sepakbola yang dimiliki oleh PT LI tidak bisa menjamin penyelenggaraan waktu final turnamen yang berkelas nasional ini, seharusnya tim kerja harus bekerja cepat untuk memberi kepastian waktu sebagai bentuk profesionalitas. Akhirnya demikian ungkapan hati saya, turnamen ini berakhir dengan anti klimaks menurut saya, karena kehilangan momentum, rasa – rasanya terlalu jauh kita bicara 8 besar Asia, apalgi 4 besar, kalo kualitas penyelenggaraan turnamen bertaraf seperti ini masih awut – awutan.Salam
sumber : http://olahraga.kompasiana.com/